Selasa 06 Sep 2022 21:21 WIB

Perdana di Jateng, SMA PD Resmi Jadi IELTS Center

Pasalnya SMA PD akan menjadi tempat tes terpusat satu-satunya di Jawa Tengah.

Rep: C02/ Red: Muhammad Fakhruddin
Perdana di Jateng, SMA PD Resmi Jadi IELTS Center (ilustrasi).
Foto: Dokumen
Perdana di Jateng, SMA PD Resmi Jadi IELTS Center (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,BOYOLALI -– SMA Pradita Dirgantara (SMA PD) resmi menjadi tempat International English Language Testing System (IETLS), Senin (5/9/2022). SMA PD menjadi yang pertama di tingkat provinsi Jawa Tengah (Jateng) yang telah menjadi IETLS Center.

IETLS Center sendiri merupakan kerjasama antara pihak SMA PD yang diwakili oleh Ketua Umum Yayasan Ardhya Garini (Yasarini), Inong Fajar Prasetyo bersama James Cleere, Chair dari pihak British Council Indonesia Foundation. Namun, proses perintisannya sebenarnya sudah dimulai sejak November 2022 lalu.

Baca Juga

Pihak SMA PD mengatakan bahwa IELTS Center ini selain bermanfaat untuk civitas SMA PD, juga berpeluang memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Pasalnya, IETLS Center dapat meningkatkan kemampuan berbahasa inggris yang menjembatani dari sisi bahasa untuk mempermudah akses studi di luar negeri. 

“Tes IELTS itu salah satu tes kemahiran berbahasa yang sering jadi persyaratan dari sisi akademik, terutama bagi siapapun yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri. Kami disini juga ingin memfasilitasi masyarakat, khususnya generasi muda yang sadar bahwa kemampuan bahasa Inggris semakin dibutuhkan,” ungkap Direktur Pengembangan SMA PD Dwi A. Yuliantoro, Selasa (3/9/2022).

Selanjutnya, menurut Dwi dengan adanya IETLS sendiri SMA PD menjadi memiliki keunggulan tersendiri. Pasalnya SMA PD akan menjadi tempat tes terpusat satu-satunya di Jawa Tengah. Di mana kantornya menjadi satu dengan sebuah institusi pendidikan.

“Dua kali meluluskan siswa, peminatan studi ke luar negeri selalu meningkat. Tes masuk SMA Pradita Dirgantara ini juga semuanya berbasis bahasa Inggris. Jadi, IELTS Center ini menjawab kebutuhan internal sekaligus peluang positif untuk masyarakat luas,” ungkap Dwi. 

Selain itu, menurut Dwi kerja sama dengan British Council ini membawa pengaruh positif. Misalnya, bisa menjadi jembatan penghubung para pelajar atau mahasiswa di Indonesia dengan banyak universitas di Inggris. 

Dwi juga menjelaskan bahwa adanya tes center ini, siswa di SMA PD akan lebih siap menghadapi tes IELTS atau biasa disebut IELTS Preparation. Diantaranya adalah apa yang perlu dipersiapkan untuk menghadapi tes, cara mengatur waktu test, dan memahami format test.

Sementara itu, keseriusan pihak SMA PD dalam mendukung fasilitas IELTS Test Center ini juga diwujudkan dengan penyediaan ruang tes khusus. Selain itu, SMA PD juga menyediakan ruangan aka nada, ruang speaking dan training.

“Untuk ruang tes khusus berkapasitas 10 puluh orang akan dilengkapi dengan pengedap suara sehingga peserta tidak akan terganggu oleh suara apapun dari luar ruangan test. Selain ruang tes khusus, juga aka nada 2 ruang speaking dan ruang training kapasitas 15 orang,” terangnya.

Kedepan, IELTS Center di SMA PD akan melayani tes secara on paper maupun on computer. Sedangkan biayanya on paper maupun on computer Rp3 juta, untuk mulai dari IELTS Life Skills - in centre (A1 and B1) Rp 2,7 juta, IELTS Academic for UKVI - in center (paper or computer) Rp 3,3 Juta dan IELTS General Training for UKVI - in center, Rp 3,3 juta.

“Biaya untuk mengikuti tes IELTS di SMA PD ini sama persis seperti biaya yang tercantum di website resmi British Council Foundation,” pungkasnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement