Selasa 06 Sep 2022 22:47 WIB

Tingkat Pengangguran Terbuka Tahun 2021 di Kota Madiun Menurun

Menurunnya TPT tersebut seiring mereda-nya pandemi COVID-19.

Tingkat Pengangguran Terbuka Tahun 2021 di Kota Madiun Menurun (ilustrasi).
Foto: ANTARA//M Ibnu Chazar
Tingkat Pengangguran Terbuka Tahun 2021 di Kota Madiun Menurun (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,MADIUN -- Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun, Jawa Timur mencatat besaran tingkat pengangguran terbuka (TPT) di wilayah setempat pada tahun 2021 terpantau menurun dibandingkan dengan tahun 2020.

"Berdasarkan data yang ada, TPT Kota Madiun pada tahun 2021 ada di angka 8,15 persen. Angka TPT 8,15 persen itu turun dibanding tahun 2020 sebesar 8,32 persen," ujar Kepala BPS Kota Madiun Dwi Yuhenny di Madiun, Selasa (6/9/2022).

Baca Juga

Menurut dia, menurunnya TPT tersebut seiring mereda-nya pandemi COVID-19 yang membuka kesempatan kerja. Banyak pemilik usaha membuka lowongan pekerjaan bagi para pencari kerja. Hal itu dapat terlihat di website sicaker.madiunkota.go.id terdapat 9.508 lowongan kerja yang terdaftar.

Aplikasi tersebut berfungsi untuk memberikan informasi lowongan kerja kepada masyarakat dan memfasilitasi perusahaan dalam memberikan pemasangan iklan lowongan kerja milik Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UKM Kota Madiun.

"Semakin banyaknya lowongan pekerjaan yang ada, berdampak pada berkurangnya tingkat pengangguran terbuka (TPT)," kata Dwi Yuhenny.

Lebih lanjut, ia mengatakan, dari TPT Kota Madiun tahun 2020 sebesar 8,32 persen terdapat sebanyak 8.915 warga Kota Madiun menganggur. Sedangkan, TPT tahun 2021 sebesar 8,15 persen, terdapat 7.859 warga Kota Madiun yang menganggur.

Pihaknya mencatat, warga berstatus pengangguran terbuka pada 2021 tersebut didominasi lulusan SMA/SMK, yakni sebanyak 2.507 jiwa. Kemudian lulusan perguruan tinggi sebanyak 1.995 jiwa.

Sedangkan, gambaran angka TPTtahun 2020 di Kota Madiun terdapat 98.529 orang angkatan kerja. Sementara, pada 2021 turun menjadi 96.439 orang. Turun 2,12 persen.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement