Gunung Kidul Mulai Kekurangan SDM Tangani Covid-19

Selasa , 22 Jun 2021, 07:40 WIB Redaktur : Ani Nursalikah
Gunung Kidul Mulai Kekurangan SDM Tangani Covid-19. Vaksin Covid 19 (ilustrasi)
Gunung Kidul Mulai Kekurangan SDM Tangani Covid-19. Vaksin Covid 19 (ilustrasi)

IHRAM.CO.ID, GUNUNG KIDUL -- Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta mulai kekurangan sumber daya manusia bidang kesehatan dalam penanganan Covid-19. Kepala Dinas Kesehatan Gunung Kidul Dewi Irawaty mengatakan pada Juni ini penambahan kasus di Gunung Kidul mengalami peningkatan signifikan.

 

Terkait

Lonjakan kasus harian tertinggi terjadi pada Sabtu (19/6) sebanyak 176 kasus. "Kurangnya sumber daya manusia (SDM) dan juga oksigen yang terbatas membuat sedikit kewalahan dengan kondisi saat ini. Kami sudah menyiapkan beberapa rencana untuk menangani kondisi penambahan kasus seperti ini. Kita maksimalkan dulu rumah sakit yang ada, kalau mendesak menggunakan taman budaya," kata Dewi, Selasa (22/6).

Baca Juga

Ia mengatakan angka pasien positif Covid-19 yang meningkat juga menyebabkan ruang perawatan dan tempat tidur pasien sudah menipis, khususnya pada rumah sakit rujukan Covid-19. Hingga saat ini, total kasus aktif mencapai 1.062 kasus. 

Mereka masih menjalani isolasi mandiri dan perawatan di rumah sakit rujukan. Data yang ada, total kasus terkonfirmasi positif sebanyak 4.550 orang dengan rincian 3.296 sudah sembuh, 1.062 dalam perawatan, dan 192 meninggal dunia.

"Kami mengharapkan masyarakat mematuhi protokol kesehatan dengan baik. Jangan sampai lengah dalam mematuhi protokol kesehatan," katanya.

Bupati Gunung Kidul Sunaryanta meminta semua pihak tidak panik menghadapi kondisi ini. Ke depan, Pemkab Gunung Kidul akan meningkatkan sinergi bersama untuk memutus mata rantai Covid-19 di Gunung Kidul.

"Kami berpesan agar tidak usah panik menghadapi kondisi ini, tapi kita tetap waspada dengan mematuhi protokol yang ada, terkait dengan aturannya terbaru seperti apa nanti saya akan rapat dulu di provinsi, dan kami juga akan mengusahakan semaksimal mungkin untuk menambah relawan Covid-19 dan bantuan," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini